Bili adalah seorang petani setengah tua yang baru menduda 2 minggu
terakhir ini. Sekarang ia hanya hidup didampingi oleh anak semata
wayangnya yang sudah menginjak usia remaja. Tina, demikianlah namanya.
Ia kini adalah siswi kelas XII IPA di SMA RUMPUN HIJAU.
Otomatislah karena anaknya sudah kelas XII, sejak pagi hingga sore,
Bili kesepian. Untuk mengisi hari-hari sepi dan kesendiriannya itu, ia
membeli sebuah TV merk terbaru. Tina udah mengajari ayahnya cara untuk
mengoperasikan TV tersebut.
Suatu pagi, Tina berangkat ke sekolah. Karena malas, Bili
menghidupkan TV dan menonoton tayangan film perang antara Kubu Brutal
dan Kubu Preman. Aksi tembak-menembak yang ditontonnya itu sungguh
dashyat sehingga Bili menjadi terlena.
Tak terasa, film itu telah mencapai klimaks. Anggota masing-masing
kubu telah berjatuhan. Dan kini hanya tersisa 2 master dari
masing-masing kubu. Dalam film itu, masing-masing master bersembunyi di
balik tembok dan berusaha amencari titik untuk bisa menerobos lawan.
Saat itu, master kubu Brutal keluar dari persembunyiannya dan hendak
menembak master kubu preman. Posisi persembunyiannya tepat berada di
hadapan Bili yang lagi asyik menonton. Saat laras senapan Master kubu
Brutal mengarah lurus ke hadapan Bili, Bili kaget dan langsung berlari
ke luar kemudian masuk dengan membawa sebuah batu bata. Tanpa menunggu
lama, ia pun melempar TV itu hingga berantakan.
Tina pulang sekolah dan kaget melihat TVnya pada hancur.
“Bapa, kenapa TV su begini ni?”
“Adohh anak e.. Kalo bapa tidak cepat-cepat pi ambil batu di luar tadi,
bisa-bisa bapa shu mati karena itu orang yang dalam TV mau tembak bapa”
AHahahaahaha :D :P
Tidak ada komentar:
Posting Komentar